Hidup untuk Makan

“Jelas sekali memanglah sulit untuk makan secara sehat sepenuhnya di dunia yang gila ini, dimana setiap orang sepertinya berencana untuk melakukan bunuh diri dengan makanan.” – Joel Furhman

Pola hidup makan yang sedang menjamur di seluruh dunia adalah makanan cepat saji, dimana makanan tersebut didominasi karbohidrat yang tidak seimbang nutrisinya. Pola hidup tersebut tentunya memberikan masalah kesehatan yang berkepanjangan. Buku yang akan dibahas kali ini akan menyadarkan seberapa pentingnya pola makan sehat yang baik. Selain kesehatan, bonus penurunan badan pun akan didapatkan apabila menerapkan pola makan sehat yang satu ini. Sehingga buku ini cocok dan disarankan untuk semua orang di luar sana yang sedang mengalami masalah obesitas ataupun yang sedang memulai untuk hidup lebih sehat hingga masa tua nanti.

Joel Furhman sebagai penulisnya sendiri juga mengalami masalah pola makan yang tidak benar. Pria berkewarganegaraan Amerika ini akhirnya merubah hidupnya ke pola hidup yang lebih sehat. Latar belakang Joel sendiri masihlah berkaitan dengan kesehatan yaitu lulusan dari University of Pennsylvania of School Medicine. Pria yang lahir pada 2 Desember 1953 ini juga telah mengurangi makanan berkarbohidrat yang berlebihan.

Joel telah membagikan pondasi utama untuk menjaga pola makan sehatnya melalui buku ini, di antaranya sebagai berikut :

  1. Makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh kita tidak memiliki elemen yang tetap untuk menjaga kita pada tingkat kebugaran yang optimal. Seringkali kebanyakan masyarakat justru tidak mampu mengontrol keinginannya untuk menghindari makanan berkaborhidrat tinggi tanpa diimbangi nutrisi seperti burger. Justru hal itu yang mengarahkan kesehatan masyarakat tersebut ke tingkat yang rendah. Namun apabila yang justru diterapkan adalah konsumsi nutrisi yang seimbang, maka yang terjadi adalah tubuh akan berada di tingkat kebugaran yang optimal.
  2. Jika anda mengonsumsi makanan yang banyak mengandung nutrisi per kalori, anda akan sehat. Makanan bernutrisi seperti sayuran hijau, buah-buahan serta kacang-kacangan memiliki kepadatan nutrisi sebesar 50 sampai 100. Misalnya kandungan bayam memiliki 51 % protein dibanding cheeseburger yang hanya mengandung 20 % protein.
  3. Tambahkan banyak buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran mentah ataupun kukus ke dalam makanan anda, jika anda ingin menurunkan berat badan, terhindar dari penyakit, dan hidup lebih lama.

Buku ini menganjurkan penggantian makanan cepat saji menjadi makanan kaya nutrisi seperti berbau nabati di atas. Konsumsi makanan nabati juga dapat mengurangi resiko terjadinya kanker. Penerapan pola makan sehat ini tentunya memberikan mindset bahwa makan untuk hidup. Maka dari itu konsumsi makanan yang masuk di pencernaan pun haruslah diatur dengan selayaknya. Sehingga hidup sehat dalam jangka panjang pun bukan sekedar angan belaka.

Artikel ini disadur dari : https://fourminutebooks.com/eat-to-live-summary/

Gambar diambil dari : https://unsplash.com/photos/E6HjQaB7UEA

Kontributor : Bunga Hikmawati